Keistimewaan Doa Nabi Yusuf As

Keistimewaan Doa Nabi Yusuf As

Sujanews.com —   Doa Nabi Yusuf  ‘Alaihi Salam ternyata memiliki keistimewaan yang luar biasa. Sejak zaman dahulu sampai sekarang, cerita doa Nabi Yusuf AS itu, sudah dikenal sejak turun-temurun dengan berbagai sebutan. Ada yang menyebut doa Nabi Yusuf sebagai pemikat wanita, ada yang menyebut doa Nabi Yusuf untuk melepas rasa rindu,  untuk pengasih sayang,  untuk pemikat wanita dan untuk mencari jodoh. Namun ada pula yang menyebut doa Nabi Yusuf untuk mempererat hubungan suami-istri. Begitu besar kekuatan doa Nabi Yusuf.

Apalagi doa Nabi Yusuf secara jelas tertulis dalam kitab suci Al Quran, doa Nabi Yusuf ini memiliki rahasia yang belum banyak diketahui oleh banyak ummat Islam di dunia ini.

Sejauh mana kekuatan doa Nabi Yusuf ‘Alaihi Salam Ada yang menyebut, bila seseorang lagi rindu dengan sang kekasih, maka dapat membaca doa nabi Yusuf ‘Alaihi Salam ini dengan baik dan benar. Hal ini pernah dialami oleh Nabi Yusuf sendiri, ketika rindu dengan Zulaikha.

Rasa rindu ini juga dapat dilakukan dekat maupun jauh di seberang lautan atau samudera sekalipun. Begitu besar kasih sayang seseorang dengan istri atau kekasihnya, maka doa Nabi Yusuf ini pun memberikan manfaat dari doa tersebut.

Apalagi kita tahu, Nabi Yusuf yang terkenal kegantengannya, ternyata juga pernah merindu dengan seseorang.

Di samping itu rasa rindu dengan keluarga atau orang tua di saat seseorang  berada di perantauan, juga bisa diobati dengan membaca doa Nabi Yusuf AS ini.

Doa ini harus dengan ucapan yang baik dan ikhlas. Tapi, jika tidak memulai dengan keikhlasan, maka tentu doa ini tidak akan bermanfaat sama sekali, hanya sebatas amalan membaca saja. Untuk itu, mulailah membaca doa tersebut dengan baik, ikhlas dan bersahaja.

Namun, jika Anda berdoa untuk sang kekasih hati, dengan rasa rindu yang sangat dalam, maka amalkan membaca doa Nabi Yusuf ini dengan baik dan benar serta ikhlas.

Memang, doa Nabi Yusuf AS tetap diberikan kepada Nabi Yusuf sebagai hamba dan pilihan Allah SWT. jika digunakan untuk seseorang yang benar-benar dikasihi dan dicintai, maka kita pun dapat mengamalkannya.

Allah SWT telah menggariskan, dalam Luh Mahfuz-Nya. Maka, jika nama kita tertulis untuk berpasangan dengan dia, maka kehendak-Nya lah semua akan terjadi. Begitu pula dengan yang telah digariskan-Nya, apabila nama kita tertulis, niscaya rasa cinta itu akan Allah SWT tanamkan dalam diri kita.

Ingatlah janji Allah Subḥānahu Wa Ta‘Ala, “Lelaki yang baik untuk wanita yang baik pula”. “Wahai pemuda, jika diantara kamu sudah bersedia untuk menikah, maka menikahlah. Sesungguhnya nikah itu memelihara mata, dan memelihara kemaluan. Maka bila diantara kamu belum sanggup untuk menikah, maka berpuasalah, karena sesungguhnya puasa sebagai penahan hawa nafsu” (Hadis).

Amalan Doa Nabi Yusuf Qs Yusuf : 4 dan Qs Thahaa : 39, sudah dijelaskan, bahwa bagi siapa yang sudah mengamalkan, maka amalkanlah dengan baik dan benar serta secara ikhlas. InsyaAllah, bila membaca Surat Nabi Yusuf tersebut akan mendekatkan diri kita pada suami atau istri.

(Ingatlah), ketika Yusuf berkata kepada ayahnya: “Wahai ayahku, sesungguhnya aku bermimpi melihat sebelas bintang, matahari dan bulan; kulihat semuanya sujud kepadaku.” (Qs Yusuf :4)

“Dan aku telah melimpahkan kepadamu kasih sayang yang datang dariku, dan supaya kamu diasuh di bawah pengawasanku” (Qs, Thaahaa : 39)”

Cara Amalan Doa Nabi Yusuf

Banyak cara untuk mengamalkan doa Nabi Yusuf ini. terutama ketika setiap kali bertemu dengan kekasih, isteri, suami, atau orang tua dan keluarga. Jika situasi tersebut, maka bacalah kedua ayat ini dan amalkan dengan sepenuh hati, ikhlas dan benar.

Untuk mendapatkan kesempurnaan saat membaca Doa Nabi Yusuf ini, maka hendaklah diamalkan setelah shalat sunnah atau shalat wajib, sebanyak tiga kali.

Bacalah dengan lembut dan pelan, tidak perlu membaca dengan kuat. Kalau perlu baca doa Nabi Yusuf ini dengan hati yang lapang dengan tenang. Yakinlah dengan keimanan agar doa ini diterima oleh Allah Subḥānahu Wa Ta‘Ala. Mulailah dengan kesabaran dan berpuasa.

Kekuatan doa dan pikiran, memang memang dianjurkan oleh Allah Subḥānahu Wa Ta‘Ala. Apalagi disaat kita memint asesuatu kepada-Nya. Namun yang terpenting, sejauh mana kedekatan kita pada-Nya. Nah, melalui doa ini, setidaknya memberikan hubungan yang penting dengan Allah Yang Maha Besar. Apalagi doa sebagai tindakan nyata sebagai kebutuhan untuk menjalin hubungan dengan Allah.

Bersungguh-sungguh berdoa, karena Allah telah mempermudah hambanya untuk menemukan yang terlihat baik dan indah.

Dengan kesabaran seperti suatu kebutuhan dan harapan. Maka, “Jadikanlah sabar dan shalat sebagai penolongmu. Dan sesungguhnya yang demikian itu sungguh berat, kecuali bagi orang –orang yang khusyu.” (Qs Al-Baqarah : 45).  [Sujanews.com]





Sumber:MINA

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

loading...

Iklan Bawah Artikel