DPR Turki Setuju Sistem Presidensial, Selanjutnya akan Digelar Referendum


Sujanews.com —  Dewan Perwakilan Rakyat Turki menyetujui RUU Reformasi Konstitusi pada Jumat malam termasuk memperkuat kekuasaan presiden. Persetujuan ini membuka jalan bagi referendum yang diharapkan dilakukan pada musim semi dan menjadikan Recep Tayyip Erdogan tetap sebagai presiden hingga 2029.
DPR Turki melalui akun Twitternya menyatakan bahwa RUU tersebut mendapat dukungan 339 orang. Setidaknya dibutuhkan dukungan 330 dari 550 anggota parlemen agar undang-undang tersebut bisa dimajukan dalam referendum.
"Sebuah pintu baru dalam sejarah Turki dan dalam kehidupan warga Turki telah sedikit terbuka hari ini. Dengan suara 'Ya' dari rakyat, pintu ini akan benar-benar terbuka," cuit Menteri Kehakiman Bekir Bozdag di Twitter dikutip dari Reuters, Sabtu (21/1/2017).
Reformasi konstitusi akan memungkinkan seorang presiden untuk mengeluarkan dekrit, menyatakan keadaan darurat, menunjuk menteri dan pejabat negara serta membubarkan parlemen. Erdogan mengatakan reformasi akan memberikan stabilitas di negara saat terjadi gejolak dan mencegah kembali ke sistem koalisi yang rapuh seperti di masa lalu.[Sujanews.com]

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

loading...

Iklan Bawah Artikel