Ada Isu Tembak di Tempat bagi Massa Aksi 4 Nopember, Ini Penjelasan Kapolda

Ada Isu Tembak di Tempat bagi Massa Aksi 4 Nopember, Ini Penjelasan Kapolda

Sujanews.com —   Ada isu bahwa polisi akan memberikan perintah tembak di tempat pada aksi 4 Nopember mendatang. Isu yang didapat ini nampak viral di beberapa medsos dan grup WhatsApp messanger. Namun, Kapolda Metro Jaya Inspektur Jenderal Polisi M Iriawan membantahnya. Menurutnya info itu tidak benar bahwa polisi akan tembak di tempat ke arah aksi massa damai Bela Islam.

"Di Polri tidak ada perintah untuk menembak di tempat dalam pelaksanaan pengamanan demo," kata Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Polisi Awi Setiyono melalui keterangan tertulis di Jakarta, Minggu, seperti yang dikutip Antara.

Pernyataan Irjen Polisi M Iriawan melalui Kabid Humas Polda Metro Jaya itu sebagai klarifikasi pemberitaan mengenai perintah tembak di tempat bagi pendemo.

Awi mengatakan anggota Polri tidak diperbolehkan membawa senjata api maupun tembak di tempat saat mengamankan unjuk rasa.

Awi meminta masyarakat mencermati pemberitaan yang berkembang ingin memperkeruh suasana dan menimbulkan keresahan terhadap masyarakat.

"Dengan memelintir pemberitaan, provokasi yang membuat suasana panas agar saling berhadapan," ujar Awi.

Mantan Kabid Humas Polda Jawa Timur itu mengimbau media massa meluruskan dan menyampaikan informasi yang "sejuk" kepada masyarakat.

Polri, menurut Awi akan mengawal setiap aksi demontrasi agar berjalan aman dan damai karena kegiatan unjukrasa hak setiap warga negara.

Terkait informasi perintah tembak di tempat, Awi meminta masyarakat mewaspadai pihak tidak bertanggung jawab yang memanfaatkan momen unjukrasa untuk anarkis bahkan ingin Indonesia seperti negara di Timur Tengah.

Awi menyatakan Polri bersama TNI akan berupaya maksimal mengamankan DKI Jakarta dan kota lainnya di seluruh Indonesia agar tetap aman dan damai.  Sujanews.com

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

loading...

Iklan Bawah Artikel