Ads Top

Aa Gym Sampaikan 3 Kelompok Manusia, yang Merasa Hidup Menjadi Beban

Aa Gym Sampaikan 3 Kelompok Manusia, yang Merasa Hidup Menjadi Beban

Sujanews.com —   Takmir Masjid Nurul Huda, Universitas Sebelas Maret (UNS) bersama Dompet Peduli Ummat Daarut Tauhid, Solo menggelar Tabligh Akbar, mengundang KH.Abdullah Gymnastiar (Aa Gym).

Pasca penampilan Aa Gym di Indonesia Lowyer Club (ILC) beberapa hari lalu, menjadi magnet baru kedatangan 5000 lebih umat Islam Soloraya memadati masjid tersebut mendengarkan tausiyahnya, Jumat (11/11/2016).

“Bapak-bapak, ini tanah airnya mas Jokowi ya? Gimana kemarin?” sapa Aa Gym diikuti tawa jamaah yang hadir.

Aa Gym melanjutkan bahwa setiap manusia tidak luput dari masalah, termasuk Rosulullah salallah ‘alaihi wassalam. Kata Aa Gym bukan pada masalahnya, namun bagaimana mensikapi masalah tersebut  yang  perlu diperhatikan.

“Yang sedang ceramah ini kira-kira masalahnya banyak apa tidak? Banyak, nah itulah orang Indonesia, sibuk memikirkan masalah orang lain. Masalah tidak ada yang bahaya, yang bahaya salah menyikapi masalah. Betul bu” katanya.

Hidup didunia pasti banyak masalah, Aa Gym mengatakan bahwa masalah bagian dari karunia, dan bukan bagian dari beban. Yang terbebani dengan masalah menurut Aa Gym ada tiga kelompok manusia.

“Satu, orang yang cita-citanya duniawi saja, orang yang cita-citanya harta, gelar, pangkat, jabatan, kedudukan, pujian orang, imbalan. Maka dapat dipastikan capek menghadapi hidup” ucapnya.

Selanjutnya menurut Aa Gym orang yang merasa hidup menjadi beban karena bersandar selain Allah subhanahu wata’ala. Untuk itu, Aa Gym menasehati untuk tidak bersandar kepada makhluk.

“Makin berharap pada makhluk makin sengsara, karena makhluk itu lakhaula walaquata illa billah. Semua yang hadir masing-masing memberi saya satu butir nasi, tapi Allah tidak menghendaki, kira-kira sampai tidak. Kemarin ada yang nonton di ILC, ngapain nonton yang gitu-gituan. Saya tidak kebagian dagingnya” ucapnya, lagi-lagi diikuti gelak tawa jamaah.

Yang terakhir menurut Aa Gym, kelompok yang manusia yang merasa hidup menjadi beban berat, karena merasa jauh dari pertolongan Allah.

“Makanya hidup ini mah sederhana, sibuk nyari-nyari pertolongan Allah. Itu kerjaan kita, pengin tahu cara gampang supaya ditolong Allah bu? Wasta’inu bisshobri wash sholah. Punya dua ini aja dekat dengan pertolongan Allah, sabar dan sholat” tuturnya.  Sujanews.com


FOLLOW

    


loading...



Powered by Blogger.