Tak Ada Upaya Nyata Cegah Serangan terhadap Rakyat Suriah, Obama Disurati Seorang Dokter dari Aleppo

Tak Ada Upaya Nyata Cegah Serangan terhadap Rakyat Suriah, Obama Disurati Seorang Dokter dari Aleppo

SujaNEWS.com — Salah seorang dokter yang masih tersisa di Aleppo, Suriah, mengatakan tak ada upaya nyata yang dilakukan oleh Presiden Obama dan Kanselir Jerman Angela Merkel untuk mengakhiri pengeboman terhadap warga sipil, termasuk di sekolah dan rumah sakit.

“Kami telah melihat tidak ada upaya nyata dari Presiden Obama atau Kanselir Jerman Angela Merkel untuk mencegah serangan yang dilakukan oleh Asad terhadap warga sipil dan rumah sakit kami,” ungkap Dokter Hamza al-Khatib.

Dokter Hamza Al Khatib, merupakan satu dari beberapa dokter yang tersisa di Aleppo, akibat serangkaian serangan dan pengeboman yang menghantam banyak warga tidak bersalah. Ia telah menulis surat untuk Presiden Obama dan Kanselir Merkel dan meminta keduanya menggunakan pengaruh kuat mereka di dunia untuk membantu warga Suriah, khususnya di Aleppo.

“Tapi respon mereka sama seperti lima tahun terakhir. Dari Merkel kami mendengar keheningan dan dari Gedung Putih surat kami hanya berakhir dengan kecaman hangat (terhadap pengeboman), tanpa ada tindakan,” kata Al Khatib seperti dilansir Independent, Senin (22/8).

Menggambarkan situasi yang sedang berlangsung di Suriah, Dr Khatib menuliskan surat yang berisi:

“Saya adalah salah satu dokter yang terakhir melayani 300.000 warga yang tersisa dari Aleppo timur.

Kekejaman sedang dilakukan setiap hari. Rezim Suriah dan pesawat Rusia secara sistematis menargetkan warga sipil dan rumah sakit di seluruh kota.”

Dia melanjutkan: “Selama lima tahun, kami telah memberikan kesaksian atas pasien yang tak terhitung jumlahnya, teman dan kolega menderita kekerasan, kematian, dan tersiksa selama lima tahun.

Bulan lalu ada 42 serangan terhadap fasilitas medis di Suriah, 15 di antaranya adalah rumah sakit tempat saya dan rekan-rekan saya bekerja. Pada tingkat ini, pelayanan medis kami di Aleppo bisa hancur dalam satu bulan dan meninggalkan 300.000 orang yang menemui ajal mereka.

Anak-anak bermain di jalan-jalan Aleppo sementara bom jatuh pada lingkungan sekitarnya. Ini sungguh sangat menyakitkan saya dan rekan-rekan dokter lainnya.

Beberapa pekan yang lalu, empat bayi yang baru lahir terengah-engah, lemas setelah ledakan terjadi dan memotong pasokan oksigen ke inkubator mereka. Hidup mereka berakhir sebelum mereka benar-benar memulai.

Kami memilih untuk berada di sini. Kami memenuhi janji untuk membantu mereka yang membutuhkan. Kami memiliki tugas untuk tetap dan membantu mereka. Yang kami minta sekarang kepada Obama dan Merkel adalah untuk melakukan tugas mereka.

Kita tidak perlu air mata mereka atau simpati atau bahkan doa, kita membutuhkan mereka untuk bertindak. Kami membutuhkan mereka untuk membuktikan bahwa mereka adalah teman-teman dari Suriah.” (EZ/salam-online)

Sumber: Salam-online

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

loading...

Iklan Bawah Artikel