Ads Top

Isi Doa Syafii dalam Paripurna DPR: Jauhkan Kami dari Pemimpin yang Khianat

Isi Doa Syafii dalam Paripurna DPR: Jauhkan Kami dari Pemimpin yang Khianat
Anggota Fraksi Gerindra M Syafii didaulat menjadi pembaca doa dalam Rapat Paripurna DPR di Gedung DPR/MPR, Jakarta, Selasa (16/8). Rapat paripurna tersebut dihadiri oleh Presiden Joko Widodo, Wapres Jusuf Kalla, dan para menteri.
SujaNEWS.com — Anggota Fraksi Gerindra M Syafii didaulat menjadi pembaca doa dalam Rapat Paripurna DPR di Gedung DPR/MPR, Jakarta, Selasa (16/8). Rapat paripurna tersebut dihadiri oleh Presiden Joko Widodo, Wapres Jusuf Kalla, dan para menteri.

Video doa dari M Syafii tersebut kemudian menjadi viral di dunia maya lantaran isi doa-doa tersebut dinilai sangat berani diucapkan di hadapan para petinggi negara.

Dalam penggalan doanya, Syafii berharap agar Indonesia dijauhkan dari pemimpin yang khianat dan kerap memberi janji palsu terhadap rakyat Indonesia.

"Jauhkan kami dari pemimpin yang khianat, yang memberi janji janji palsu, yang memberi harapan kosong," ucap Syafii.

Berikut adalah beberapa doa-doa yang diucapkan Syafii di hadapan para petinggi negera:

"Wahai Allah, memang semua penjara over capacity tapi kami tidak melihat ada upaya untuk mengurangi kejahatan karena kejahatan seperti diorganisir.
Kami tahu pesan dari sahabat Nabi Nuh, bahwa kejahatan-kejahatan ini bisa hebat bukan karena penjahat yang hebat tapi karena orang-orang baik belum bersatu atau belum mempunyai kesempatan di negeri ini untuk membuat kebijakan-kebijakan yang baik yang bisa menekan kejahatan-kejahatan itu.
Biarlah kehidupan ekonomi kami, Bung Karno sangat khawatir bangsa kami akan menjadi kuli di negeri kami sendiri. tapi hari ini, sepertinya kami kehilangan kekuatan untuk menyetop itu bisa terjadi. Lihatlah Allah, bumi kami yang kaya dikelola oleh bangsa lain dan kulinya adalah bangsa kami.
Ya rabbal aalamin. Kehidupan sosial budaya, seperti kami kehilangan jati diri bangsa ini, yang ramah, yang santun, yang saling percaya. Kami juga belum tahu bagaimana kekuatan pertahanan dan keamanan bangsa ini kalau suatu ketika bangsa lain menyerang bangsa kami. Ya Rahman ya Rahim, tapi kami masih percaya kepada-Mu, bahwa kami masih menadahkan tangan kepada-Mu, artinya Engkau adalah Tuhan kami, engkau adalah Allah YME.
Jauhkan kami dari pemimpin yang khianat yang hanya memberikan janji-janji palsu, harapan-harapan kosong, dan kekuasaan yang bukan untuk memajukan dan melindungi rakyat ini, tapi seakan-akan arogansi kekuatan berhadap-hadapan dengan kebutuhan rakyat."

Usai acara, Syafii kemudian menjelaskan kepada wartawan, Ia memanjatkan doa-doa tersebut dari dalam hati dan tanpa teks.



FOLLOW

    


loading...



Powered by Blogger.