Pengamat: DKI di Bawah Ahok, Kota Paling Macet Sedunia

Pengamat: DKI di Bawah Ahok, Kota Paling Macet Sedunia

SujaNEWS.com —  Kemacetan adalah situasi tersendatnya bahkan terhentinya lalu lintas kendaraan darat.  Jakarta di bawah Gubernur Ahok (2014-2015) telah gagal memecahkan permasalahan kemacatan, bahkan semakin memburuk. Hampir semua ruas jalan arteri mengalami kemacetan. Demikian kata Muchtar Effendi Harahap, Ketua Dewan Pendiri NSEAS, Network for South East Asian Studies, melalui siaran persnya yang didapat voa-islam.com.

Menurutnya, Jakarta sebelumnya mendapat predikat buruk “Kota Paling Berbahaya”. "Kini Lembaga Studi Internasional Castrol Magnetec Stop-Start melalui Traffic Jam Index telah menobatkan predikat buruk lain: 'Jakarta menjadi Kota paling macet se-Dunia'."

Ia, lanjutnya, pengamat Transportasi Publik Universitas Trisakti, Yayat Supriyatna tak terkejut dengan rekor buruk ini. "Menurutnya, kebijakan Pemprov DKI belum mencapai solusi maksimal. Masalahnya, setiap ganti Gubernur, kebijakan selalu berganti. Yayat mencontohkan soal pembangunan Mass Rapid Transit (MRT)."

Program itu sebenarnya sudah direncanakan dari tahun 1974. Namun seiring pergantian Gubernur selalu ada perubahan kebijakan yang membuat lambatnya proyek MRT.

"Bahkan sampai detik ini, warga Jakarta masih bermimpi memiliki moda transportasi massal itu."

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

loading...

Iklan Bawah Artikel